Cara Mengajukan Kredit Usaha Kecil Menengah di BRI

Diposting pada

Pemerintah memfasilitasi Usaha Kecil dan Menengah dengan pinjaman UKM agar terus maju dan bisa membangun perekomian negara. Bagi pemerintah, pertumbuhan UKM di Indonesia berdampak positif pada pereknomian negara, sehingga harus diperhatikan secara khusus. Peran UKM dalam membangun negara adalah mampu mengurangi pengangguran dan bisa bertahan walaupun negara sedang mengalami krisis.

Terlebih sekarang ini, jaman serba teknologi, pengusaha UKM bisa semakin maju dengan menggunakan perkembangan teknologi ini. Namun, kemajuan Usaha Kecil dan Menengah terkadang mengalami kendala karena kurangnya modal. Karena Itulah pemerintah bekerjasama dengan lembaga keuangan baik bank maupun non bank menyediakan pinjaman UKM. Berikut ini cara mengajukan kredit usaha kecil dan menengah di BRI!

Beragam Produk Pinjaman UKM dan Ketentuannya dari Bank BRI

  1. KUR Mikro

Produk yang pertama disebut dengan KUR Mikro yakni kredit modal kerja atau investa yang plafond pinjaman hingga Rp 25 juta/ debitur. Syarat pinjaman UKM produk KUR Mikro adalah :

  • Perorangan atau individu yang sudah menjalankan usaha produktif.
  • Usaha atau bisnis tersebut sudah berjalan aktif minimal selama 6 bulan.
  • Tidak sedang dalam kondisi menerima produk kredit dari perbankan lainnya, kecuali kredit konsumtif (KKB, KPR dan Kartu Kredit).
  • Wajib melampirkan administrasi atau dokumen yang terdiri dari KTP, Kartu keluarga dan Surat Ijin Usaha.
  • Jumlah kredit yang diberikan maksimal Rp 25 juta setiap debitur.
  • Bagi Kredit Modal Kerja mempunyai jangka waktu maksimal 3 tahun.
  • Bagi Kredit investasi, jangka waktunya maksimal sampai 5 tahun.
  • Suku bunga antara 9% efektif/tahun atau sekitar 0,41 flat/ bulan.
  • Tidak ada biaya administrasi dan provisi.

 

  1. KUR Ritel BRI

Selanjutnya ada KUR Ritel BRI yang merupakan kredit modal kerja atau investasi yang diberikan pada debitur dengan usaha produktif dan plafond antara Rp 25 juta sampai Rp 500 juta setiap debitur. Syarat pinjaman UKM untuk produk KUR Ritel BRI adalah :

  • Mempunyai usaha aktif dan produktif
  • Tidak sedang menerima kredit dari bank lainnya kecuali KPR, KKB dan Kartu Kredit.
  • Usaha debitur dudah berjalan aktif selama minimal 6 bulan.
  • Memegang surat IUMK (Ijin Usaha Mikro dan Kecil) atau surat lainnya yang bisa disamakan.
  • Kisaran kredit yang bisa diterima antara Rp 25 juta – Rp 500 juta.
  • Jangka waktu pinjaman Kredit Modal Kerja maksimal sampai 4 tahun.
  • Untuk Jangka waktu Kredit Investasi maksimal 5 tahun.
  • Suku bunga efektif 9%/tahun
  • Tidak ada biaya provisi dan administrasi.
  • Taksiran nilai agunan sesuai ketentuan pihak Bank.

Selain dua produk pinjaman UKM diatas, BRI juga mempunyai produk pinjaman untuk pembiayaan keberangkatan TKI. Setelah Anda bisa memenuhi syarat yang diberikan oleh Pihak BRI seperti yang diatas, lalu hubungi pihak bank. Anda bisa datang langsung ke bank BRI terdekat atau menghubungi marketing produk pinjaman UKM dengan membawa syarat lengkapnya. Setelah persyaratan pengajuan pinjaman UKM diterima CS atau pihak bank, tunggu waktu survey.

Surveyor akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada Anda. Maka, persiapkan jawaban yang tepat dan berusaha untuk menjawabnya dengan lancar. Mungkin Anda akan ditanyai tentang kegunaan dana kredit, bagaimana usahanya, penghasilan perbulan dan lain sebagainya. Memberikan sambutan terbaik pada saat surveyor datang adalah langkap tepat. Sebab, dialah yang menentukan apakah pinjaman UKM yang Anda ajukan disetujui atau tidak.

Berusahalah untuk tetap tenang saat menghadapi Surveyor, pastikan dia nyaman berada di tempat Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *